General / Informasi / Usaha

Perempuan dan Usaha

Pdt. Debora Ambumi, S. Si

Dalam kehidupan suatu keluarga (rumahtangga) bahkan individu, kebutuhan ekonomi adalah salah satu faktor penentu dari kebahagiaan dan kesejahteraan sebuah keluarga. Itu tidak berarti juga bahwa semakin kaya sebuah keluarga maka kebahagiaan dan kesejahteraan keluarga dapat di peroleh dengan seutuhnya, atau sebaliknya kemiskinan dan kesederhanaan suatu keluarga adalah keburukan dan persoalan hidup setiap hari. Hal itu tergantung pada bagaimana mengelola ekonomi dalam keluarga dengan bijaksana. Karena disitulah letak dasar kesuksesan dalam mengatur kehidupan rumah tangga, sebab ekonomi rumah tangga menyangkut banyak hal; mulai dari keuangan, pendidikan, kesehatan, termasuk makan, minum, dan pakai atau dalam istilah ekonomi di sebut sandang, pangan, dan papan.

Berbicara soal Ekonomi, berarti juga berbicara soal pendapatan atau nilai rata-rata dari hasil usaha seseorang atau rumah tangga dalam mengusahakan suatu penghasilan yang layak guna memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Seorang perempuan atau ibu akan berusaha semaksimal mungkin untuk memenuhi seluruh kebutuhan keluarga setiap hari.

Jadi dalam kehidupan sebuah rumah tangga jika penghasilan (pemasukkan) lebih besar daripada pengeluarannya, maka ada sisa yang dapat di manfaatkan untuk meningkatkan taraf hidup keluarga. Tetapi bila penghasilan tidak cukup untuk menutupi semua pengeluaran, maka dapat mengakibatkan masalah dalam keluarga. Hal semacam inilah yang seringkali menjadi dorongan bagi seorang ibu atau perempuan untuk berusaha dalam memperoleh tambahan penghasilan bagi kelangsungan hidup keluarganya, apalagi kalau pekerjaan mereka tidak tetap atau buruh.

Sebelum kita membahas lebih lanjut tentang “Perempuan dan Usaha”, mari terlebih dahulu kita mengenal istilah usaha. Apa itu usaha? Usaha adalah : suatu kegiatan yang di lakukan  dengan mengerahkan tenaga atau daya upaya dan pikiran untuk mencapai suatu maksud. (Kamus umum bahasa Indonesia-edisi 3, WJS Purwadarminta-Balai pustaka, hal 1349 –1350).

Itu berarti suatu tindakan yang di lakukan dengan menggerakkan pikiran, tenaga dan daya upaya dalam mencapai maksud yang di inginkan.Yang pada dasarnya hal itu di dorong oleh kebutuhan ekonomi dalam keluarga.

Salah satu mentor entrepreneur, Jaya Setiabudi yang terkenal dengan jurus The Power Of Kepepet-nya. Ketika dalam seminar The Power Of Kepepet di Kota Samarinda, beliau hadir sebagai pembicara utama. Dalam sebuah kesempatan, ada seorang ibu menanyakan bagaimana sebaiknya ia memulai bisnis sendiri. Sedangkan saat itu kondisi perekonomian rumah tangganya baik saja, bahkan subsidi suami bisa di katakan aman dan berlebihan. Padahal ia ingin berbisnis, mengingat kebutuhan hidup akan meningkat setiap tahunnya, maka di otak nya pun sudah timbul ide-ide bisnis yang luar biasa hebat (brilian).  Namun ia tetap belum mewujudkannya dalam bentuk bisnis sesungguhnya.

Dengan santai, beliau (Jaya Setiabudi) mengatakan supaya menciptakan kondisi kepepet (terdesak). Tentu saja ia terkejut mendengarnya.  Beliau menjelaskan pula tentang jurus The Power Kepepet, bahwa bila seseorang dalam kondisi yang kepepet atau terdesak dan tidak diberikan pilihan untuk “tidak bisa’,maka  manusia akan berfikir dan mencari jalan ‘bagaimana harus bisa’ .Bila seseorang tidak merasa kepepet atau terdesak, maka jarang sekali seseorang tersebut akan melakukan perubahan.

Seorang ibu yang kondisi hidupnya sangat kepepet atau terdesak sekali khususnya dalam masalah financial (keuangan). Ibu yang kepepet atau terdesak tersebut akan mempunyai semangat dan tekad yang luar biasa untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.  Begitu pula ketika mengharuskan ia terjun ke dunia bisnis. Ia melakukannya dengan sadar dan sungguh-sungguh karena kondisi kepepet atau terdesak tersebut. Bahkan tidak jarang dari para ibu yang memulai usaha dari kondisi kepepet atau terdesak tersebut akhirnya memiliki usaha yang sukses karena kerja keras dan semangatnya.

Beberapa ibu bertanya kepada nya. Setelah muncul keinginan menjalani bisnis, biasanya terkendala pada ide usaha apa yang ingin di jalankan.  Sebenarnya banyak ide yang ibu-ibu bisa jalankan sebagai bisnis.  Berikut penjelasannya :

Ada beberapa cara bagi anda untuk mencari ide usaha yang sesuai dengan keinginan anda sendiri yang tentunya akan menjadi usaha yang menguntungkan kelak bagi anda,antara lain :

1.   Kenali lingkungan anda

Bisnis yang dilakukan pada awal biasanya dilakukan dengan memanfaatkan rumah sebagai tempat usaha. Beberapa pengusaha perempuan sukses terkenal seperti Mooryati Soebagio, Nyonya Meener memulai usahanya dari rumah. Menariknya lagi mereka memilih jenis usaha tersebut  dikarenakan kebutuhan dari masyarakat disekitar lingkungan mereka.

Kenali lingkungan tempat tinggal anda, bisnis apakah yang cocok dan potensial bisa di jalankan di sekitar lingkungan anda. Contohnya saja bila di daerah tempat tinggal anda banyak terdapat anak-anak kecil atau remaja  yang membutuhkan banyak hiburan, anda bisa melirik persewaan Playstation atau Game online sebagai  jenis usaha anda.

Atau bila di daerah tempat anda, sangat jauh dari supermarket ataupun tempat belanja kebutuhan sehari-hari, anda bisa memilih usaha toko sederhana di rumah anda. Dan tentunya, masyarakat sekitar anda akan sangat terbantu dengan berbelanja dekat di tempat anda.

2.    Hobi ataupun kegemaran.

Hobi atau kegemaran yang biasa kita lakukan bisa menjadi ide usaha yang bisa menguntungkan bagi kita. Misalnya saja kita hobi membaca buku dan mempunyai koleksi buku yang lumayan banyak jumlahnya, maka kita bisa membuat tempat usaha persewaan buku atau perpustakaan mini kepada masyarakat.

Atau bila anda hobi menulis, anda bisa memanfaatkan hobi menulis anda untuk sebagai jenis usaha seperti menjadi penulis buku ataupun penulis lepas.

3.   ATM (Amati, Tiru, Modifikasi)

Kebanyakan ibu masih bingung untuk mencari ide usaha. Cara yang mudah untuk menemukan ide tersebut yaitu ATM (Amati, Tiru, Modifikasi). Pertama kali yang kita lakukan adalah mengamati usaha-usaha apa yang ada di sekeliling kita. Kita bisa melakukan pengamatan secara langsung  usaha tersebut.  Namun bisa pula melalui membaca buku, melihat televise, mencari informasi di internet. Setelah kita mendapatkan pengamatan tersebut, kita bisa menirunya.

Beberapa ibu, mengakui bahwa mereka memilih bisnis yang di jalani sekarang berdasarkan proses dari amati dan tiru dari usaha-usaha sejenis. Bahkan mereka rela survey ke kota-kota besar untuk menemukan usaha yang cocok bagi mereka.

Untuk lebih menarik minat konsumennya, biasanya mereka akan menambahnya dengan modifikasi usaha.Jadi tidak sekedar hanya meniru saja.Sehingga konsumen akan lebih tertarik dengan usaha kita.

4.   Inovasi dan kreatif

Beberapa jenis usaha yang bisa anda pilih bisa berasal dari sebuah bentuk inovasi ataupun pikiran kreatif. Menciptakan sesuatu hal berbeda dalam usaha akan menambah daya tarik konsumen.Biasanya konsumen akan tertarik dengan usaha ataupun produk tertentu yang berbeda dengan yang lainnya.

Contohnya saja dengan usaha dagang sandal ataupun sepatu lukis. Mungkin usaha sandal ataupun sepatu adalah hal yang biasa. Namun bila di tambah dengan inovasi yang kreatif dengan membuat sandal berkarakter unik ataupun sepatu lukis, hal ini akan menjadi suatu hal yang luar biasa.

5.   Buku-buku, seminar dan pelatihan wirausaha

Buku adalah gudang ilmu pengetahuan dan informasi. Anda bisa mendapatkan banyak informasi melalui membaca buku. Belakangan ini telah tersedia beratus-ratus judul buku yang terkait dengan dunia wirausaha. Buku-buku tersebut terkait dari segala macam hal yang ingin anda ketahui tentang wirausaha. Tentu saja anda tinggal memilih jenis buku yang sesuai dengan keinginan anda. Bahkan beberapa teman saya, memulai usahanya karena terinspirasi dari buku-buku yang mereka baca.

Disamping itu, Anda bisa mengikuti kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan wirausaha, seperti seminar, pelatihan ataupun training wirausaha. Kegiatan-kegiatan tersebut akan membuat kita kaya akan ilmu pengetahuan tentang dunia usaha, termasuk ide-ide usaha yang sangat menarik untuk di jalankan.  Disamping itu juga akan menambah jaringan teman-teman di dunia usaha.

6.   Informasi dari komunitas ataupun kolom wirausaha.

Bila anda masih saja kekurangan ide-ide untuk memulai usaha, anda bisa menggali banyak informasi dengan menjalin informasi melalui komunitas ataupun kolom wirausaha. Belakangan ini sudah mulai marak komunitas pengusaha yang mengadakan pertemuan rutin untuk saling berkomunikasi dengan anggotanya nya. Dari sini kita bisa memanfaatkan untuk saling bertukar informasi tentang dunia usaha.

Dunia internet pun terbuka lebar bagi kita untuk mencari informasi tentang wirausaha.  Beberapa kolom-kolom wirausaha sangat terbuka bagi anggotanya untuk saling berbagi informasi dan pengalaman di dunia usaha.

Bahkan beberapa perempuan pengusaha mendapatkan ide berbisnis melalu sebuah situs jejaring social facebook ataupun twiteer setelah saling berinteraksi sesama anggota situs.  Hal ini menarik, karena kedepannya kita dapat pula memperkenalkan sekaligus mempromosikan usaha bisnis yang telah kita jalankan kepada sesama anggota komuniitas. Penulis : Staf P3W-GKI,(BidangPenel-InPuDok)

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s